START UP dan SOFTWARE HOUSE, Bedanya Apa Ya?

Halo Sobat Sigi.

Migi kembali lagi nih menyapa Sobat Sigi yang lagi sibuk persiapan liburan akhir tahun. Atau ada yang lagi sibuk persiapan UAS nih jadi tugasnya banyak dan numpuk. Boleh kok fokus belajar, tapi jangan lupa refreshing biar nggak pusing. Mungkin refreshing-nya bisa sambil baca-baca infonya Migi sih hehe. Emang kali ini Migi baca info menarik apa sih?

Jadi Migi mau kasi info sedikit pengetahuan tentang yang lagi banyak diperbincangkan orang di luar sana khususnya Indonesia. Yups, belakangan ini banyak banget berita yang kurang enak dari Start Up di Indonesia. Beberapa Start Up bahkan me-lay-off besar-besaran karyawannya, padahal seperti yang kita tahu bekerja di Start Up saat ini dianggap sebagai suatu peluang emas dan banyak yang menginginkan terlebih generasi milenial dan gen Z. Kebanyakan Start Up yang ada saat ini banyak membuka lowongan untuk lulusan IT karena kebanyakan dari mereka memang bergerak di bidang IT.

Sebenarnya ada nggak sih Migi lapangan pekerjaan buat para lulusan IT selain bekerja di Start Up? Banyak dong, apalagi sekarang kita masuk ke era digitalisasi yang masyarakatnya sudah melek teknologi dan semua serba canggih. Sebagai lulusan IT kamu bisa banget daftar kerja di BUMN atau CPNS, bahkan banyak juga korporasi yang bukan bergerak di bidang IT juga membutuhkan para lulusan IT. Selain itu, kamu juga bisa mendaftar di Software House atau bahkan bisa menjadi freelance dan bekerja remote tanpa harus ke kantor. Wah, seru juga ya peluang kerjanya. Oke deh, kali ini Migi mau kasih sedikit uraian apa sih perbedaan Start Up dan Software House?

Start Up atau bisnis rintisan adalah perusahaan yang didirikan oleh perorangan atau kelompok yang belum lama beroperasi dan masih dalam tahap pengembangan untuk menemukan market yang sesuai dengan produk mereka. Inovasi merupakan hal penting untuk mengembangkan pasar, sehingga perubahan sangat sering terjadi. Produk yang dihasilkan dari Start Up juga sangat inovatif sehingga akan membedakan dengan yang sudah ada dan akan menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat. Pada awal didirikan investor akan melakukan promosi besar-besaran untuk mengambil perhatian masyarakat sekaligus product awareness.

Kemudian apa itu Software House? Apa bedanya dengan Start Up?

Software house merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan aplikasi dan software development. Software house akan membuat aplikasi yang dibutuhkan oleh klien mulai dari perusahaan kecil sampai perusahaan besar. Banyak perusahaan yang membutuhkan jasa Software house untuk memenuhi kebutuhan mereka. Beberapa layanan yang disediakan Software house antara lain pembuatan aplikasi, pengembangan software, pembuatan website, dan masih banyak yang lain.

Dari penjelasan diatas kamu sudah bisa tahu perbedaan dari Start Up dan Software House, secara singkatnya Software house tidak memiliki produk atau tidak membuat produk mereka sendiri untuk diperjual belikan. Software house menyediakan jasa pembuatan suatu produk seperti aplikasi. Sementara Start Up, mereka membuat suatu produk dan memasarkan produk mereka dan digunakan secara luas serta sebagai solusi permasalahan yang selama ini ada di masyarakat.

Penjelasan singkat ini semoga bisa menjawab pertanyaan Sobat Sigi perbedaan Software House dan Start Up ya. Buat Sobat Sigi yang tertarik dengan dunia programming dan ingin mengenal lebih jauh mengenai Software house, ayo langsung ikut program Inosoft Bootcamp secara GRATISSSS. Cukup klik link bootcamp.sinergipeta.com dan langsung daftar sekarang juga. Jangan lupa ajak teman-teman kamu juga ya!!!

Share :